Alinea terakhir
Alinea itu sengaja ku buat tentang mu,ku bubuhkan diksi diksi terbaik ku...
Ku sisipkan di akhir halaman buku agar menjadi penutup yang berkesan..
Memang tak terlalu gambalang,tapi jika kau baca mendalam akan terasa itu untuk mu...
Pahamilah, aku ini orang yang kalah...
Bayangan ku hanya berisi rasa malu, sudah seperti takdir bahkan..
Ingat tidak di malam dingin pertengahan tahun silam, kita saling bertatap begitu dalam, seperti besok akan mati dan takut kehilangan...
Tidak lama kau menjauhi ku,tanpa sebab yang ku tau. Dan semua berakhir begitu saja dengan sisa-sisa pertanyaan ku..
Tapi tali hubungan kadung terbakar putus, pertanda semua telah selesai dan harus Pupus...
Ya....alinea itu mungkin jadi yang terakhir dariku untuk mu
Komentar
Posting Komentar