Kutukan purba seorang pecundang

 

Bakar purnama di malam pekat

Dosa turunan dan kutukan lama yang menghampiri.

Kini semua ada di kerongkangan mu yang telah penuh dengan senapan yang pelatuknya siap ditarik.

Lalu berakhir dengan erangan kesakitan, yang rasanya tidak satu orang pun tau.

Kekalutan mu cuma kambing hitam dari culasnya hidup manusia sebagai pecundang.

Dan begitu terus berputar sampai generasi mu memanggil dan mengutuk mu, sementara kau terbakar dan ditusuk di kehidupan setelah kematian.


Komentar