Akhir
Aku tak tau sebodoh apa aku..
Berangan terlalu jauh
Lalu memuarakanya
Ke hal yang mustahil terwujud
Aku tau kala itu memang serba mendukung ku..
Aku berada di antara dua rasa yang berseteru...
Dua rasa yang butuh waktu kala itu
Aku masih menyimpan semuanya..
Pesan manis,lukisan wajah mu,uraian nama mu dan puisi itu..
Entah mau ku apa kan...
Hai mawar ku,kau masih belum tergantikan, lentera harapan yang kau taruh di depan ku pun masih ada..
Apinya pun masih menyala,menunggu yang punya..
Aku tak tau akan jadi apa kedepan
Tapi kini masih ku taruh sisi ruang terbaik,untuk sekuntum bunga terbaik..
Kau memang terbaik,meski sementara
Tapi akan selamanya terasa...
Berangan terlalu jauh
Lalu memuarakanya
Ke hal yang mustahil terwujud
Aku tau kala itu memang serba mendukung ku..
Aku berada di antara dua rasa yang berseteru...
Dua rasa yang butuh waktu kala itu
Aku masih menyimpan semuanya..
Pesan manis,lukisan wajah mu,uraian nama mu dan puisi itu..
Entah mau ku apa kan...
Hai mawar ku,kau masih belum tergantikan, lentera harapan yang kau taruh di depan ku pun masih ada..
Apinya pun masih menyala,menunggu yang punya..
Aku tak tau akan jadi apa kedepan
Tapi kini masih ku taruh sisi ruang terbaik,untuk sekuntum bunga terbaik..
Kau memang terbaik,meski sementara
Tapi akan selamanya terasa...
Komentar
Posting Komentar