Untuk wiji thukul

Puisi puisi mu itu bak cambuk
Cambuk pemerintah yang tamak
Kau seakan mecondongkan mulut senjata dikepala mereka
Kata kata mu seakan bulir bulir peluru
Yang siap menembus ketidak adilan
Meski kini kata kata mu beristirahat
Puisimu tak lagi kau dengungkan
Suara mu tak lagi terdengar
Namun semangat mu bagai biji biji bunga yang kau sebar di kokohnya tembok ketidak adilan

Komentar

Postingan Populer