Mebaca gelap dari sebuah jelaga
Membaca gelap dari sebuah jelaga.
Bakar banyak harapan ditengah ribuan makam yang menyala.
Negara begitu banal dan tidak pernah senyaman rahim ibu pertiwi.
Dan rakyatnya akan terus di kelahi sampai mati.
Kami langitkan kepalan kebebasan.
Ditengah monumen titk nadir kesabaran.
Kita tak pernah tau popor senjata kapan melayang ke kepala.
Sampai nanti semua hilang dalam berkala.
Hingga arunika baru muncul ditengah gulita.
Bawa harapan serupa pelita.
Komentar
Posting Komentar